Hungry Stomach
Assalamualaykum!
Hari ini adalah hari no diet sedunia! Aku ga pernah diet sih
sebenernya hehe makan aku dari kecil biasa aja ga ada yang ga boleh dimakan (ya
asal halal) dan normal makan tiga kali sehari. Mau gendut mau kurus ga masalah
yang penting sehat.
Orang Indonesia sudah terbiasa dengan pola makan tiga kali
sehari, pagi siang malam. Hal ini sudah menjadi agenda wajib rutin sehari-hari.
Hal ini baik karena tubuh memang memerlukan asupan nutrisi untuk beraktivitas. Namun
tidak banyak orang tau tentang bahayanya rasa kenyang dan istimewanya rasa lapar.
Diriwayatkan bahwa [Harun] Al-Rasyid pernah mengumpulkan
empat orang dokter: seorang India, Yunani, Irak, dan Sawadi, dan berkata kepada
mereka, “Hendaklah kalian masing-masing menunjukkan obat apa yang tidak
mengakibatkan timbulnya penyakit.” Dokter India berkata, “Menurut Pendapat
saya, obat seperti itu adalah myrobalan
hitam. Lalu dokter Irak berkata, “Menurut saya, itu adalah nasturtium cress.” Dokter
Yunani berkata, “Saya kira, obat yang dimaksudkan adalah air panas.” Dokter
Sawadi (yang terpandai di antara mereka) berkata, “Myrobalan menipiskan pencernaan, dan ini merupakan penyakit. Nastutium membuat perut berlemak, dan
itu juga penyakit. Air panas mengendurkan perut, dan itu pun penyakit.” Mereka
akhirnya bertanya kepada Harus Al-Rasyid, “Maka apa pendapatmu?” Dia menjawab, “Menurut
saya, obat yang tidak akan mengandung efek samping adalah tidak makan kecuali
jika telah lapar dan berhenti makan sebelum kenyang.” Mereka berkata, “Yang
Anda katakana itu benar adanya.”
Rasul juga bersabda, “Sepertiga untuk makanan, sepertiga
untuk minuman, dan sepertiga untuk napas.”
Nah, saat kenyang tenaga kita akan digunakan untuk mencerna
makanan. Hal ini menyebabkan kita mengantuk karena kekurangan tenaga. Makanya
orang yang banyak makan biasanya banyak tidur juga. Nah kalo banyak tidur, akan
banyak aktivitas bermanfaat yang kita lewatkan. Selain itu kenyang juga bisa
membuat kita malas dan tidak produktif.
Apabila makan kita cukup dan tidak sampai kenyang, makanan
akan benar-benar efektif digunakan untuk sumber energi. Kalau bulan Ramadhan
kan kita puasa kan ya, nah puasa tuh kan nahan lapar, dengan kata lain
menghindari kenyang kan. Mengapa Allah menyuruh kita lapar?
Rasa lapar akan membuat kita lebih peka terhadap sekitar. Karena
ada yang bilang apabila seseorang tidak menyadari kelemahan dirinya, dia tidak
akan merasakan kekuasaan Tuhannya. Rasa lapar akan membuat kita lebih bersyukur
‘bisa makan’ daripada kita makan enak tapi tidak terasa istimewanya. Hipotesis
aku mengapa para penguasa itu peka terhadap rakyatnya karena mereka terbiasa
kenyang dan berpikir bahwa rakyatnya juga merasakan hal yang sama. Dengan lapar
kita akan terbiasa mendahulukan kepentingan orang yang lebih membutuhkan
daripada diri kita sendiri.
Rasa lapar juga dapat mempertajam otak. Banyak yang berpikir
bahwa kalau lapar sulit berpikir. Hal ini sebenarnya tidak seluruhnya benar. Semakin
banyak makan, volume uap air di otak akan banyak dan menutupi sumber-sumber
pemikiran. Sehingga otak jadi tumpul dan malas berpikir.
Rasa lapar juga bisa berdampak kesehatan. Karena menurut
survey orang yang lebih banyak kenyang adalah orang yang lebih banyak menderita
penyakit. Semakin banyak makan, semakin banyak zat yang kita konsumsi. Belum lagi
apabila zat tersebut berbahaya.
Rasa lapar juga bisa membuat kita terlindung dari ganasnya
hawa nafsu. Lapar dapat menaklukan nafsu seks dan keinginan untuk berbicara. Sebagaimana
kita tahu seks dan perkataan yang menyinggung adalah salah satu masalah besar
di negeri ini yang sulit diselesaikan.
Hihihi sekalian ya pembahasan lapar hari ini. Mari kita
kelola perut kita dengan baik!
Wassalam.
0 comments